FOTO DOK. BBPOM di Semarang
Kepala BBPOM di Semarang, Safriansyah, saat memberikan pembinaan teknis kepada para pelaku usaha obat dan kosmetika di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Rabu (18/2/2019).


JEPARA – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Semarang melakukan pembinaan teknis (bimtek) kepada 40 pelaku usaha di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Kegiatan itu diikuti oleh pemilik toko maupun kios yang menjual sediaan farmasi di sana termasuk kosmetika.

Tema kegiatan yang dilakukan adalah “Bimtek Obat dan Kosmetik Aman kepada Pelaku Usaha di Karimunjawa”.

Kegiatan itu dibuka Sekretaris Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Nor Soleh Eko Prasetiawan. Dia mengemukakan Karimunjawa sebagai daerah berkembang yang sedang menjual bidang wisata tentu harus menjaga produk-produk jualan kepada wisatawan di sana.

“Bimtek yang diberikan Balai Besar POM di Semarang diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan para pelaku usaha sediaan farmasi maupun kosmetika di sini,” kata Nor Soleh melalui siaran pers Balai Besar POM di Semarang yang diterima rumpan.id, Rabu (18/9/2019) petang.

Dengan pemberian bimtek ini, sebut Nor, pihaknya berharap para pelaku usaha bisa memperjual belikan produk-produk tersebut sesuai dengan ketentuannya.  

Kepala Balai Besar POM di Semarang, Safriansyah, menyebut produk obat dan kosmetika, termasuk bahan pangan yang dijual di Karimunjawa sangat penting untuk dijaga.

“Kalau tidak sesuai dengan ketentuan maka tidak merugikan masyarakat dan wisatawan yang datang ke Karimunjawa,” kata Safriansyah yang ketika itu tampil sebagai nara sumber.  

Pada kesempatan itu juga disampaikan tentang Cek KLIK, yakni memeriksa obat dan makanan yang aman melalui cek Kemasan, cek Label, cek Izin Edar dan cek Kedaluwarsa.

Untuk kebenaran izin edar, konsumen maupun penjual disarankan dapat mengecek melalui aplikasi “Cek BPOM” yang dapat diunduh melalui smartphone.

Karimunjawa sendiri merupakan gugusan kepulauan berjumlah 27 pulau. Di sana merupakan pulau berpenghuni maupun tidak berpenghuni, lokasinya di tengah Laut Jawa.

Secara administratif, Karimunjawa masuk wilayah Kabupaten Jepara sekaligus kecamatan yang jaraknya terjauh dari Ibu Kota Kabupaten Jepara, yakni sekira 90 km.  

Umumnya, transportasi yang dipakai adalah kapal laut dengan waktu tempuh dari Jepara sekira 2 sampai 3 jam dengan kapal cepat. Sementara dengan kapal ferry memerlukan waktu tempuh sekira 4 hingga 5 jam.  (eka setiawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here