Foto: Ajie Mahendra
Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto (kiri) dan Kepala Badan Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana ketika memperlihatkan B30 di kantor Dinas ESDM Jateng, Selasa (18/9/2019).


SEMARANG – Pendiri bangsa selalu menekankan agar Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri dalam sektor apa pun. Kini Indonesia tinggal selangkah lagi bisa berdikari di sektor BBM, yakni dengan melahirkan B30. B30 merupakan campuran 30 persen biodiesel pada minyak solar. Bahan utamanya, dari minyak kelapa sawit yang banyak ditanaman di Kalimantan dan Sumatera.

Kepala Badan Litbang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana mengatakan, B30 sebagai salah satu upaya dari pemerintah untuk menekan impor minyak. Pasalnya, saat ini Indonesia termasuk salah satu importir minyak. 

“Kami terus melakukan sosialisasi ke beberapa provinsi agar siap menggunakan B30, karena penggunaan bahan bakar terbarukan sesuai dengan perintah dari Presiden RI Joko Widodo,” jelasnya, ketika melakukan sosialisasi di kantor Dinas ESDM Jateng, Rabu (18/9/2019).

Rencananya, B30 baru dijual pada Januari 2020 nanti. Saat ini, pihaknya baru melakukan uji coba dan sosialisasi. Dari sosialisasi yang dilakukan di beberapa tempat, Dadan optimistis, B30 akan menjadi pilihan prioritas.

Pasalnya, Dari serangkaian uji coba langsung terhadap beberapa kendaraan yang menggunakan diesel, B30 sangat aman digunakan untuk kendaraan. “Sudah kami coba, ada mobil yang didiamkan di Dieng selama tiga minggu. Waktu distarter, langsung bisa nyala dalam 1 detik,” ucapnya.

Selain itu, untuk menggunakan B30 tidak perlu modifikasi khusus untuk mesin kendaraan. Pasalnya, B30 hanyalah campuran untuk mengurangi penggunaan solar sebanyak 30 persen.

“B30 tidak berdampak signifikan pada mesin kendaraan dan tidak membebani biaya perawatan kendaraan. Kekuatan mesin malah meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko menuturkan, Jateng sudah sangat siap menggunakan bahan bakar B30.

 “Kami sudah siap menggunakan B30. Kami harap para pengusaha tambang untuk menjadi pelopor penggunaan B30,” tandasnya. (ajie mahendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here