FOTO DOK. RUTAN PURWOREJO
Salah satu narapidana yang bebas menyusul kebijakan pencegahan Covid-19 di Rutan Purworejo


PURWOREJO – Sebanyak 41 warga binaan pemasyarakatan (WBP) alias narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Purworejo bebas bersyarat, baik melalui asimilasi di rumah maupun jalur integrasi. Hal ini dalam rangka pencegahan narapidana terjangkit Corona Virus Diseae (Covid)-19.

“Saat ini baru satu yang sudah dirumahkan lainnya menyusul, sedang melengkapi persyaratan,” ungkap Karutan Purworejo Lukman Agung Widodo kepada rumpan.id melalui keterangan tertulis, Kamis (2/4/2020).

Terkait pembebasan ini, sebut Lukman, pihaknya saat ini tengah berkoodinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Magelang. Salah satunya berkaitan dengan pengawasan narapidana yang nantinya melaksanakan asimiliasi di rumah.   

Pengeluaran narapidana dan anak melalui asimilasi di rumah kriterianya; terhitung hingga 31 Desember 2020 narapidana telah menjalani 2/3 (dua per tiga) masa pidananya. Untuk anak, telah jalani 1/2  (setengah) masa pidananya.

Kriteria lainnya; mereka yang bisa asimiliasi di rumah kasusnya tidak terkait dengan PP 28 Tahun 2006 dan PP 99 tahun 2012 (kasus terorisme, narkotika dan psikotropika, korupsi, kejahatan terhadap keamanan negara, kejahatan HAM berat dan kejahatan transnasional terorganisir lainnya) dan bukan warga negara asing (WNA).

Asimiliasi dilaksanakan di rumah hingga dimulainya integrasi, berupa; pembebasan bersyarat (PB), cuti menjelang bebas (CMB), dan cuti bersyarat (CB).  

Sementara kriteria pembebasan narapiana dan anak melalui integrasi sama halnya dengan syarat asimilasi di rumah tersebut, yakni; narapidana dewasa telah jalani 2/3 masa pidana, untuk anak telah jalani 1/2 (setengah) masa pidana. 

“Penting diketahui masyarakat, pelaksanaan pengeluaran dan pembebasan narapidana dan anak ini tidak dipungut biaya apapun, alias gratis, Rp. 0,” tegas Lukman.

Pembebasan narapidana seperti ini terkait dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 10 tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Narapidana dan Anak Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19 dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here