Kombes Pol Budi Haryanto

SEMARANG – Mutasi jabatan perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali  terjadi.  Mutasi pati dan pamen tersebut tercantum dalam Surat Telegram  Kapolri nomor ST/1603/VI/KEP/2020 tertanggal 5 Juni 2020.

Pada TR yang diterima wartawan, Jumat (5/6/2020) malam ada sejumlah nama yang tercantum. Salah satunya di lingkungan Polda Jawa Tengah.

Kombes Pol Budi Haryanto yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah kini menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah bertukar posisi dengan Kombes Pol R. Y Wihastono Yoga Pranoto yang sebelumnya menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa tengah. Wihastono kini menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah.

Budi sendiri ketika menjabat Dirreskrimum Polda Jawa Tengah sempat mengungkap beberapa kasus besar yang jadi perhatian publik, bahkan skala nasional hingga internasional. Kasus yang diungkapnya di antaranya; persoalan Raja dan Ratu di Purworejo pada Januari 2020, kasus penolakan jenazah perawat Covid-19 hingga teranyar kasus jenazah anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja di kapal ikan berbendera Tiongkok dan jenazahnya dilarung di perairan Somalia.

Pada surat telegram itu juga tercantum beberapa polisi berpangkat Brigadir Jenderal yang dimutasi. Totalnya dari pati dan pamen yang dimutasi ada 120 personil.

Di surat telegram itu juga dicantumkan imbauan untuk meminimalisir penyebaran  Covid-19 untuk teknis serah terima jabatannya. Surat telegram itu dikeluarkan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis ditandatangani Asisten Sumber Daya Manusia Polri Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jateng  Kombes Pol Iskandar Sutrisna ketika dihubungi rumpan.id mengaku belum mengetahui informasi tersebut.  Dihubungi via telepon seluler juga belum direspons meskipun nada ponselnya aktif.  

Dihubungi terpisah, Kombes Pol Budi Haryanto tak menampik adanya mutasi jabatan dirinya. “Mohon doa restunya, semoga saya amanah dengan jabatan (baru) ini,” kata saat dihubungi Budi via telepon seluler.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here