Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) menemukan adanya produk makanan tak layak konsumsi di sejumlah pasar tradisional. Seperti ikan teri asin, cumi asin, dan mi basah yang mengandung formalin. Ada juga makanan kecil seperti kerupuk dan cendol yang menggunakan pewarna tekstil.

Jika dikonsumsi, makanan tak layak konsumsi tersebut bisa mengancam kesehatan. Seperti kanker, gagal ginjal, dan sebagainya.

Kepala Dinas Peindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, Arif Sambodo pun mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Ciri-ciri makanan berformalin biasanya lebih kenyal dan alot, tidak mudah patah. Pada ikan asin, cenderung agak basah atau tidak kering.

“Biasanya, produk-produk tak layak konsumsi ini justru beredar menjelang hari besar keagamaan. Seperti mejelang lebaran seperti sekarang,” ucapnya, Selasa (28/5/2019).

Menurut UU Pangan, siapa pun yang menjual, mendistribusikan, atau memproduksi makanan berbahaya, bisa dikenai sanksi. (ajie mahendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here