FOTO DOK. LAPAS KLAS I SEMARANG
Kalapas Semarang Dadi Mulyadi (lima dari kiri) berfoto bersama staf dan para pimpinan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah, Kamis (14/11/2019).

SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan Klas I Semarang alias Lapas Kedungpane berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, memeriksa salah satu napi berinisial FS, Senin (11/11/2019) kemarin. FS diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu dengan berat 317 gram di Kendal yang terungkap, Minggu (10/11/2019) lalu.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Benny Gunawan menjelaskan, penangkapan dua pengedar sabu di Kabupaten Kendal dengan pelaku berinisial SGT yang berperan sebagai kurir.

“Ada orang yang kami curigai dan kami melakukan penyelidikan di Perumahan Rahayu Indah Bandengan Kendal, saat itu didapati adanya sebuah kendaraan yang diduga sebagai alat transportasi peredaran narkoba. Tim satgas kemudian melakukan penggeledahan dan benar saja ada barang bukti sabu yang berhasil diamankan,” katanya, Kamis (14/11/2019) via siaran pers yang diterima rumpan.id.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa tiga bungkus sabu seberat 300 gram, tiga bungkus kecil sabu seberat 17 gram, satu timbangan digital, satu unit mobil Daihatsu Xenia dan dua buah HP.

Penangkapan dilakukan pada hari Minggu 10 November pada pukul 22.00 WIB oleh Tim Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng. Dari pemeriksaan, pengedar sabu tersebut melibatkan FS yang kini masih mendekam di Lapas Kedungpane Semarang.

FS merupakan narapidana pindahan dari Lapas Kembang Kuning Nusakambangan yang dipindahkan ke Lapas Kedungpane sejak bulan Juli 2019 untuk pendalaman kasus karena ada perkara lain di wilayah Semarang.

Dan saat ini, FS telah di bon oleh BNN Provinsi Jateng untuk pengembangan kasusnya.

Kalapas Kedungpane Dadi Mulyadi menyebut, hal itu merupakan komitmen pihaknya untuk perang memerangi narkoba di lapas maupun luar lapas.

“Berkoordinasi secara berkelanjutan dengan instansi terkait,” kata Dadi yang saat itu memimpin timnya bersilaturahmi ke Kantor BNNP Jawa Tengah di Kota Semarang. 

Editor: Eka Setiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here