FOTO DOK. PEMPROV JATENG
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima perwakilan SD Pangudi Luhur Bernardus, di komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (18/6/2020).


SEMARANG – Lulusan SD Pangudi Luhur Bernardus tahun 2020 yang berjumlah 176 siswa memilih untuk meniadakan pesta kelulusan dan menggantinya dengan berdonasi untuk penanganan Covid-19. Uang yang sedianya digunakan untuk pesta kelulusan dialihkan menjadi 500 paket sembako untuk disumbangkan ke warga terdampak Covid-19.

Donasi diserahkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diterima langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di komplek Gubernuran, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (18/6/2020).

Koordinator SD PL Bernardus Bruder Agustinus Marjito FIC yang datang bersama beberapa perwakilan siswa, menyebut pilihan mengalihkan dana tersebut berasal dari perwakilan para siswa dan orangtua siswa.  

“Dana yang sudah terkumpul kami donasikan ke Pemprov Jateng untuk penanganan Covid-19. Berupa bahan makanan pokok seperti beras, minyak, gula, dan sebagainya,” ujarnya.

Dia menambahkan, donasi tersebut merupakan cara SD Pangudi Luhur Bernadus untuk mengembangkan sikap peduli anak-anak kepada orangtuanya dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini paling penting bagi anak-anak kita di masa yang akan datang, mengembangkan sikap peduli,” ungkapnya.

Di antara perwakilan siswa kelas VI yang hadir dalam acara penyerahan donasi tersebut adalah Nathan, Caca, Andros, dan Charles. Mereka juga mendapat kesempatan untuk berdialog langsung dengan Gubernur.

Di antara mereka saat ditanya mengenai cara agar tidak terkena Covid-19 juga terlihat sudah memahami bagaimana pentingnya menjaga jarak, makan makanan sehat, pakai, masker, dan cuci tangan pakai sabun.

Ganjar yang menerima langsung donasi tersebut menyampaikan apresiasi dan pujian kepada para siswa kelas VI yang baru lulus tersebut. Menurut Ganjar, donasi ini merupakan suara anak-anak yang memberikan semangat. Bagaimana anak-anak memindahkan dari yang biasanya pesta kemudian dikumpulkan dan menyumbang.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari semangat anak-anak yang hebat untuk kita saling mendukung, saling menguatkan. Agar hubungan di antara kita dengan saudara-saudara kita yang lain jauh lebih dekat,” katanya.

Ganjar juga berpesan kepada pihak sekolah untuk tetap bersabar dan tidak tergesa-gesa sekolah dulu. Ia menyarankan agar dilakukan penataan dan menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan sesuai protokol kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here