FOTO RUMPAN.ID/EKA SETIAWAN
Pendiri Rumah Pancasila dan Klinik Hukum, Yosep Parera, melihat kondisi lift tertua di Indonesia yang berlokasi di Gedung Jiwasraya, Komplek Kota Lama, Semarang.

Siapa tak pernah naik lift? Mungkin hampir semuanya sudah pernah ya? Tapi, kira-kira di mana ya lift pertama di Indonesia?

Dari penelusuran berbagai sumber tertulis dan lapangan, ternyata lift pertama ini ada di Kota Semarang. Letaknya di Gedung Jiwasraya (PT. Asuransi Jiwasraya Persero), Kantor Wilayah Semarang, Jalan. Letjend Suprapto nomor 23-25, Kawasan Kota Lama, Semarang.

Di gedung tiga lantai itu, terdapat lift tertua tersebut. Kunjungan ke lokasi itu pada Selasa (11/6/2019), lift itu masih ada di lantai 2. Kondisinya, besi sudah berkarat, untuk menutupnya dengan cara manual.

Lift itu sudah tidak dioperasikan. Dari tulisan yang terpampang di situ, lift tersebut buatan Otis Elevator Company. Lift tersebut sudah ada pada tahun 1916 atau saat dipasang, pembuatannya 4 tahun sebelumnya yakni 1912. Itu berdasarkan pengecekan dari PT. Otis yang diinformasikan ke Tim Rumah Pancasila dan Klinik Hukum lewat pihak Jiwasraya ketika tim berkunjung pada Selasa (11/6/2019).

Di lift tersebut, terpampang berat beban maksimalnya 750 LBS atau Pounds. Kalau dikonversi dalam kilogram (kg) kira-kira kapasitas maksimal berat bebannya 340kg.

Penelusuran berbagai sumber; gedung yang kini ditempati Jiwasraya ini dulunya merupakan gedung asuransi pada masa Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Namanya De Nederlands Indies Leensverzeking dan Lifrente Maatshappij van 1859 (NILLMJ). Ini adalah perusahaan asuransi jiwa dan tunjangan hidup pertama di Indonesia (ketika itu Hindia Belanda). 

Tahun 1957, seiring perkembangan kemerdekaan Indonesia, perusahaan tersebut dinasionalisasi. Pada 17 Desember 1960, NILLMJ dinasionalisasi berdasar Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1958, namanya berubah menjadi PT. Perusahaan Pertanggungan Djiwa Sedjahtera.

Kemudian terus berkembang dan berubah, baaik melalui keputusan menteri maupun peraturan pemerintah, hingga namanya menjadi PT. Asuransi Jiwasraya. 

Gedung itu sendiri letaknya persis berseberangan dengan Gereja Blenduk Semarang (GPIB Immanuel). Di lantai 3 gedung itu ada balkon, ketika berada di situ bisa melihat sekitaran Kota Lama dari atas, menghadap ke utara.

Beberapa kaca dengan ornamen cantik juga masih ada di sana, termasuk lantai-lantai yang masih asli ketika gedung itu dibangun. (eka setiawan)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here