FOTO RUMPAN.ID/MEMEDZ
Vokalis Band Rumah Pancasila, Jefri Parera bernyanyi bersama ratusan anak-anak SMK N 3 Semarang pada kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda ke-91 yang diselenggarakan Rumah Pancasila dan Klinik Hukum di sana, Senin (28/10/2019).

SEMARANG – Rumah Pancasila dan Klinik Hukum menggelar peringatan Sumpah Pemuda ke-91 di SMK N 3 Semarang, Senin (28/10/2019). Peringatan itu makin meriah ditambah dengan musik, pembacaan puisi hingga berbagai kuis tentang keindonesiaan.  

Kegiatan dimulai sekira pukul 08.00 WIB. Ratusan siswa kelas XI kemudian masuk ke aula, tempat kegiatan itu dilakukan.

Kegiatan berlangsung cair. Band Rumah Pancasila melempar sejumlah tembang anak-anak muda dan Pancasila. Sesekali tembang dangdut yang direspon siswa dengan berjoget bareng. Di sela-sela musik, ada kuis tentang sejarah dan dasar-dasar Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu, Pendiri Rumah Pancasila dan Klinik Hukum Semarang, Theodorus Yosep Parera menilai, pendidikan kebangsaan sangat penting ditanamkan di lingkup sekolah. Sebab, ke depan, para pelajarlah yang akan menjadi pemimpin bangsa.

Mengenai refleksi Hari Sumpah Pemuda, Yosep menyerahkan harapan kepada para siswa. “Ada yang ingin Indonesia tetap bersatu, ada juga yang menolak Revisi UU KPK,” tuturnya.

Yosep juga mengajak masyarakat tidak terlalu panik dengan aliran radikalisme yang belakangan menyusup ke dalam kurikulum pendidikan. Menurutnya, jika pelajar sudah dibekali pendidikan karakter dan kebangsaan, radikalisme tak akan bisa bebas bergerak.

“Mereka tidak ada yang ikut aliran radikalisme. Semua di sini Pancasilais,” tandasnya.

Lebih lanjut, dia sengaja memilih SMKN 3 Semarang dalam memeringati Hari Sumpah Pemuda karena telah menjalin sejumlah kerja sama. Termasuk pemberian bantuan pendidikan kepada beberapa siswa di sana. 

Sementara itu, Alda Prayamiya, kelas XI berharap, warga Indonesia tidak bosan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Bisa menamkan rasa Pancasila dalam diri. Jiwa kekeluargaan jangan sampai hilang agar bangsa ini tidak pecah belah,” tegasnya. (ajie mahendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here