Pimpinan Pusat MTA Ahmad Sukina

SURAKARTA – Pimpinan Pusat Majelis Tafsir Alquran (MTA) meminta gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di tahun 2020 ini tetap menjunjung tinggi asas langsung umum bebas rahasia (LUBER) dan jujur adil (jurdil).

“Agar melahirkan pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas, amanah, serta mampu berlaku adil kepada masyarakat yang dipimpinnya,” kata Pimpinan Pusat MTA Drs. Ahmad Sukina, awal Agustus lalu.

Dia juga menyebut, sebab saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan belum ada tanda-tanda berakhir, maka gelaran pilkada serentak nantinya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tujuannya tentu untuk pencegahan penyebaran Covid 19.

Untuk mensukseskan pesta demokrasi itu, sebut Sukina, diperlukan kondusivitas.

“Saya mengajak seluruh warga MTA khususnya serta masyarakat secara umum untuk bersama-sama jaga kondusivitas kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat) dalam menghadapi pilkada serentak tahun 2020,” lanjutnya.

Di tahun 2020 ini, Indonesia akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di ratusan wilayahnya. Rakyat akan memilih gubernur, wali kota hingga bupati. Pilkada serentak di Indonesia tahun 2020 dilaksanakan di 270 daerah,  dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota.

Di Jawa Tengah sendiri, pilkada serentak akan digelar di 21 wilayah kabupaten/kota. Mayoritas, para pemimpin daerah di Jawa Tengah itu akan habis masa jabatannya pada Februari 2021. Pilkada serentak tahun 2020 ini sudah mulai dilakukan tahapan demi tahapan dan akan dilakukan pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here