Samad ketika menata sampah plastik, pasokan dari pemulung.

SEMARANG – Samad, bos rosok di bilangan Layur, Semarang, ingin membantu para pemulung sampah bisa naik haji. Dia juga memberikan dua tiket umrah setiap tahun bagi pemulung yang beruntung.

Pengepul sampah plastik ini coba menerapkan nilai-nilai Pancasila, terutama semangat gotong-royong. Dengan ikhlas, Samad membantu para pemulung yang memasok sampah plastik, bisa pergi ke Tanah Suci. Yakni dengan membuka Bank Rosok.

Dia bersedia menyimpan hasil keringat pemulung yang ingin menabung. Sebab biasanya, seluruh rupiah hasil penjualan rosok, ludes tanpa sisa. “Ada yang khawatir uang tabungannya ikut kemakan kebutuhan harian. Sampai sekarang ada yang tabungannya Rp50juta,” bebernya.

Samad mengakui, mengelola uang yang bukan milik sendiri, bukan hal gampang. Harus benar-benar konsisten menjaga kepercayaan ‘nasabahnya’.

Bagi pemulung, menabung di bank dianggap cukup ribet. Beda jika menabung di Samad. Bisa setor setiap hari dengan nominal yang minimalis. Bisa Rp5ribu, Rp10ribu, hingga Rp50ribu.

“Ada yang nabung setiap hari, mingguan, atau bulanan. Uangnya juga bisa diambil kapan saja. Kebanyakan diambil pas Lebaran,” jelasnya.

Karena memang bukan bank, Samad tidak bisa memberikan bunga bagi nasabahnya. Dia juga tidak bisa memotong uang tabungan untuk ongkos adminsitrasi. Artinya, Samad murni seperti celengan saja. Tempat menyimpan uang dengan modal kepercayaan.

Tak hanya menyimpankan uang milik pemulung saja, suami Nanik Widiastuti ini rela merogoh kocek pribadi untuk CSR atau program sosial khusus pemulung.

Saban tahun, Samad mengumpulkan ratusan pemulung untuk menggelar acara. Dalam acara itu, disediakan doorprize dan pemberian penghargaan.

Biasanya, acara tahunan itu digelar saat ulang tahun pernikahan Samad dan istrinya, yakni 5 Mei. Pada acara ultah kemarin, Samad menyediakan 1 unit sepeda motor sebagai doorprize utama. “Kami juga memberangkan dua orang untuk umrah,” tegasnya. (ajie mahendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here