Advokat yang bermanfaat, sudah menjadi pegangan utama Vita dalam menggeluti dunia hukum.

Pemilik nama lengkap Ceicilia Novita Prameswari ini memang tak ingin main-main soal penegakan hukum. Dia berkomitmen mati-matian menegakkan hukum meski tanpa iming-iming rupiah.

Perempuan kelahiran Semarang, 28 November 1990 ini ingin mengubah pandangan orang yang menganggap bahwa advokat kerap dihubungkan dengan kata “mahal”.

“Karena itu, saya banyak membantu perkara secara gratis,” ucap advokat di bawah naungan Rumah Pancasila dan Klinik Hukum di Semarang ini.

Meski gratis, kinerjanya tidak lantas menjadi setengah hati. Jebolan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Semarang pada 2015 silam ini tetap totalitas. Dia justru tidak ingin, uang ikut campur menentukan arah hukum.

“Dulu pernah dipercaya jadi penanggung jawab dalam perkara KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Itu kali pertama menangani kasus korupsi KPK. Terdakwanya ibu-ibu single parent. Pendampingannya itu gratis,” terangnya.

Menurutnya, memberikan pendampingan hukum gratis, sebenarnya tidak semata-mata gratis. Justru dia mendapatkan bayaran yang lebih dari sekadar uang.

“Memang tidak dapat uang, tapi dapat doa. Saya yakin, ketika saya sudah tiada, akan ada doa yang mengantarkan ke surga,” kata pemilik postur 172 cm/42 kg ini. (ajie mahendra)

Nama Lengkap : Ceicilia Novita Prameswari

Tempat, Tanggal Lahir : Semarang, 28 November 1990

Postur : 172 cm/42 kg

Suami : Andreas Gandis

Hobi : Menyanyi, makan

Obsesi : Bermanfaat bagi banyak orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here