FOTO RUMPAN.ID/AJIE MH
120 anggota DPRD Jateng ketika dilantik di Gedung Berlian Semarang, Selasa (3/9/2019).

SEMARANG – Sebanyak 120 anggota DPRD Jateng periode 2019-2024 yang dilantik Selasa (3/9/2019) kemarin, diharapkan mampu memegang teguh nilai-nilai Pancasila. Jangan sampai ada anggota legislatif yang tersandera politik kepentingan golongan.

Pengamat Politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Yuwanto menerangkan, para legislator baru itu harus bisa melepaskan segala belenggu dan sandera kepentingan untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.

Jika benar-benar mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, legislator tidak akan berani menggadaikan kewenangan demi kepentingan pihak tertentu.

“Agar janji-janji politik yang dikatakannya saat kampanye lalu bisa satu demi satu direalisasikan untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya, Rabu (4/9/2019).

Bagi yang baru saja menempati kursi DPRD, lanjutnya, harus benar-benar paham posisi dan tugasnya sebagai wakil rakyat.

“Anggota dewan yang baru itu harus mau belajar bagaimana menghadapi tantangan ke depan, dan menguasai peraturan perundang-undangan serta peraturan daerah sebelumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yuwanto mengatakan, dengan bertambahnya jumlah anggota dewan Jateng dari 100 orang menjadi 120 orang harus bisa meningkatkan kinerja parlemen. Sehingga, barometer untuk pencapaian kerja anggota dewan terpenuhi sesuai dengan janji-janji kampanyenya dulu.

Untuk mengukur keberhasilan atau pencapaian kinerja anggota dewan diperlukan adanya tabel indikator layaknya pegawai di pemerintahan. Yakni, semacam laporan akuntabilitas kinerja anggota dewan.

“Kalau dalam konsep parlemen modern itu, kinerja anggota dewan sudah bisa diukur dan terukur dengan indikator-indikator kuantitatif bukan hanya kualitatif. Kalau di instansi pemerintah itu ada Lakip (Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah),” tuturnya. (ajie mahendra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here