Peduli akan kesadaran hukum masyarakat pedesaan, Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Rumah Pancasila Kota Semarang adakan penyuluhan hukum bersama dengan Mahasiswa Universitas 17 Agustus Kota Semarang di desa Rowoboni Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang, Jumat (6/11/202).

Dalam kesempatan ini advokat LPPH Rumah Pancasila dan Klinik Hukum, Alif Abdurrahman S.H, M.Kn, yang hadir sebagai narasumber mengatakan bahwa meningkatkan kesadaran hukum pada masyarakat merupakan pondasi sosial untuk mencapai kehidupan yang berkeadilan.

“Tentunya dengan sadar hukum masyarakat akan lebih memahami hak dan kewajibannya, sehingga dapat terwujud kehidupan yang selaras dan berkeadilan di masyarakatnya”, ungkapnya.

Selain meningkatkan kesadaran hukum, Alif yang juga turut tergabung dalam Law Firm Yosep Parera mengatakan, kegiatan ini sebagai sarana atau akses bagi masyarakat kurang mampu dalam mencari keadilan di Indonesia. Dirinya juga berharap, dengan kegiatan ini dapat menjadi pendekatan yang baik antara penegak hukum dengan masyarakat.

“Ya kan advokat stigmanya selalu berususan dengan bayaran yang mahal, padahal ada bantuan hukum gratis, mereka harus tahu juga tentang itu”, katanya.

Di sisi yang lain, Ketua Panitia kegiatan penyuluhan ini , Rizqin Febrianto, mengungkapkan bahwa urgensi diadakannya program penyuluhan ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat pedesaan dalam menyikapi permasalahan hukum yang terjadi. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan hukum guna meluruskan kesalahpahaman tersebut.

“Untuk memberikan wawasan kepada masyarakat bahwa hukum tidak semenakutkan apa yang mereka kira, dan hukum tidak melulu tentang menghakimi satu sama lain”, ungkap Febri.

Sejalan dengan Febri, Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Rowoboni, Uswatun Khasanah, mengaku sangat senang dengan penyuluhan yang diberikan, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru kepada warganya.

“Intinya kita menjadi semakin tahu bagaimana menjadi warga yang sadar hukum, kita tahu hidup di masyarakat itu ada aturannya”, tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here